Tips Memilih Jurusan di SNMPTN 2013

Share Button

Tips ini diperuntukkan bagi kamu yang ingin memasuki PTN melalui Jalur SNMPTN (tanpa tes). Walaupun saya juga tahun ini mengikuti SNMPTN, namun setelah membaca tips dan pengalaman dari berbagai sumber, terutama blog. Maka saya berinisiatif untuk membuat tips memilih jurusan di SNMPTN ini.

xxl59VpHXe
Bingung memilih jurusan
  • Nilai kamu bagus? Jangan overconfident dulu!

Banyak pengalaman bahwa tidak semua siswa yang mempunyai nilai yang bagus  (Rata-rata >9.0) itu pasti diterima di PTN pilihannya. Kita juga harus melihat lawan kita, dan membandingkannya dengan sekolah kita. Contoh, Si A mempunyai nilai rata-rata 9.1, dan akreditasi sekolahnya B, serta tidak memiliki alumni di PTN yg dituju. Sedangkan si B mempunyai nilai rata-rata 9.0, akreditasi sekolahnya A, dan banyak alumni sekolahnya yang berkuliah di PTN yang dituju.

Mana yang akan dipilih?

Kemungkinan besar adalah si B. Walaupun secara nilai dia kalah dari A, namun ada faktor-faktor lain yang membuat si B lebih unggul, yaitu status akreditasi sekolah dan alumni.

Fakta menunjukkan bahwa kebanyakan siswa yang memiliki nilai bagus, pasti memilih PTN dan jurusan yang tingkat persaingannya tinggi dan sesuai dengan minatnya. Namun harus disadari juga faktor-faktor di atas. Bahwa di atas langit masih ada langit.

Oleh karena itu, perhatikan matang-matang bagaimana persaingan masuk di sebuah jurusan. Salah satu caranya adalah melihat Daya Tampung dan Jumlah Peminat dari sebuah jurusan.  Data-data ini biasanya akan ditampilkan di laman website SNMPTN atau di website masing-masing PTN. Atau kamu bisa melihat Passing Grade jurusan yang kamu pilih, untuk info seputar passing grade silahkan klik disini.

Setelah melihat data-data yang ada, pastikan pilihan jurusan dan PTN mu!. Jika kamu merasa jurusan di sebuah PTN itu terlalu banyak peminatnya, namun kamu hanya mempunyai faktor nilai saja, tanpa faktor yang dimiliki si B di atas, tidak apa-apa memilih asalkan kamu sudah siap dengan hasil yang akan kamu terima. Namun, jika kamu tetap keukeuh dan passion kamu memang dengan bidang tersebut (semisal: kedokteran), dan kamu hanya mempunyai faktor nilai saja, tanpa faktor yang dimiliki si B di atas, carilah PTN dengan jurusan yang sama namun tingkat persaingan yang lebih rendah.

  • Nilai kamu biasa saja? Siapkan strategi!

Mungkin saya masuk ke golongan ini :p. Masuk ke golongan ini memang membuat galau. Dan masuk ke golongan ini memang perlu butuh strategi. Namun beda cerita nya, jika kamu berasal dari SMA yang terkenal sering meraih medali olimpiade atau kamu memiliki medali OSN. Hal ini bisa menjadi nilai plus walaupun kamu mempunyai nilai yang biasa saja.

Bagaimana dengan yang tidak mempunyai medali/sertifikat atau nilai plus lainnya?

Tenang saja, kamu masih bisa berkompetensi untuk memperebutkan bangku di PTN. Namun, seperti yang dibilang di atas. Kamu butuh lebih banyak strategi lagi.

Semisal kamu ingin memilih jurusan Akuntansi. Pasti di awal benak kamu terpikir, UI! Ya UI!. Namun, kamu juga harus sadar akan nilai kamu (ini termasuk strategi loh!), jika kamu mempunyai nilai yang biasa saja namun nekat memilih jurusan di PTN yang tingkat persaingannya tinggi, maka sama saja kamu bunuh diri!

Namun, jika passion kamu tetap di Akuntansi, maka kamu bisa memilih jurusan di PTN yang tingkat persaingannya lebih rendah. Ingat! Kuliah di mana saja asal keluar nya nanti kamu menjadi orang yang sukses!

Banyak kejadian loh, siswa yang memiliki nilai biasa saja malah diterima di SNMPTN, dan banyak anak yang memiliki nilai wah malah gagal di SNMPTN. Faktornya adalah STRATEGI dan GENGSI!

  • Nilai kamu rendah? Jangan putus asa dulu!

Memiliki nilai yang rendah memang serba galau dan khawatir. Namun, janganlah terlalu dipikirkan ya sehingga mengganggu kehidupan kamu. Menurut saya, golongan ini masih memiliki kesempatan juga untuk duduk di bangku PTN dengan lebih banyak strategi dan terutama DOA!. Karena SNMPTN itu bak hadiah yang tidak dapat diprediksi. Jadi, kamu yang muslim mintalah kepada Allah untuk dimudahkan jalan kamu menuju PTN yang diinginkan.

Dan selain itu, untuk berjaga-jaga jika kamu gagal dalam SNMPTN. Maka, kamu sebaiknya memiliki PTS cadangan, seperti di PTS-PTS yang berkualitas.  Agar nantinya kamu tidak menganggur dan tetap bisa kuliah di jurusan yang kamu inginkan. Dan tolong! Jangan pernah memaksakan masuk PTN dengan memilih jurusan yang kamu tidak minati, hanya gara-gara jurusan tersebut minim peminat sehingga tingkat persaingannya rendah. Ya mungkin kamu bisa kuliah di PTN tersebut, namun hari-hari kamu akan diselimuti kemalasan dan tidak bersemangat, karena mata kuliah yang tidak sesuai passion.

  • Bagaimana penempatan pemilihnya?

Pilihan jurusan dan PTN mempengaruhi kamu di terima di jurusan tersebut atau tidak.  Contoh: A memiliki nilai 8,9 dari sekolah yang berakreditasi A. Menempatkan Ilmu Komputer UI di Prioritas PTN Kesatu. Dan B memiliki nilai yang sama dengan A dan dari sekolah yang berakreditasi A juga. Namun, B menempatkan  Ilmu Komputer UI di Prioritas PTN Kedua.

Mana yang akan dipilih?

Panitia SNMPTN seringkali menemukan kejadian di atas. Salah satu tolak ukur yang bisa dijadikan patokan adalah penempatan pilihan PTN dan prodi yang dipilih. Jelas lah, si A lebih diprioritaskan masuk ketimbang si B. Karena penempatan PTN dan jurusan (baik pilihan I dan II) di SNMPTN itu sangat berpengaruh. Jadi, kamu harus menempatkan pilihan sesuai dengan minat kamu yang sesungguhnya. Toh nantinya jika kamu tidak diterima di pilihan I, maka data kamu pun akan di proses di pilihan II selama kuotanya masih tersedia.

  • Harus Terpisah Mengalah!

Sebelum nilai kita bersaing dengan nilai seluruh siswa seluruh Indonesia. Maka nilai kita akan diadu dulu antar siswa di sekolah kita. Nah disinilah letak berbahayanya. Jika teman kamu memiliki pilihan jurusan dan PTN yang sama denganmu, dan nilai dia lebih tinggi dari kamu. Maka nilai mana yang akan dilirik oleh panitia SNMPTN? Pastilah nilai temanmu yang lebih tinggi.

Bagaimana untuk menghindari hal ini?

Tanyakan ke BK atau teman kamu langsung, ada tidak yang pilihan PTN dan jurusannya sama dengan kamu. Jika ada, dan nilai kamu lebih rendah dari temanmu itu. Maka lebih baik kamu yang mengalah, jadilah ksatria yang mengakui kekalahan. Daripada harus bunuh diri dengan tetap memilih jurusan tersebut. Masih banyak pilihan PTN lain yang dapat kamu jadikan pilihan.

 

Demikian sedikit tips dan strategi memilih jurusan di SNMPTN 2013. Semoga saya, dan kalian semua yang tahun ini mengikuti SNMPTN dapat lulus di jurusan dan PTN yang diinginkan. Amiin. Mohon maaf jika dalam posting ini ada kalimat dan kata-kata yang salah. Terima Kasih.

Jika kamu masih bingung, kamu bisa membaca artikel ini: 10 Jurusan Dengan Prospek Kerja Yang Bagus

39 thoughts on “Tips Memilih Jurusan di SNMPTN 2013

  1. Pingback: Daftar Passing Grade PTN SNMPTN 2012 | Ulil Albab Rabbani Webblog
  2. Lil, kalo misalnya di salah satu semester ada nilai mutasi dan kkm nilainya beda itu gimana?